Kenapa Komputer atau Laptop Tiba-tiba Mati dan Cara Mengatasinya

Saat anda mengalami komputer atau laptop yang tiba-tiba mati, dapat mengganggu aktivitas anda. Penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan masalah ini dan apa lagi anda menggunakan laptop. Mungkin banyak orang tidak tahu kenapa masalah ini dapat terjadi pada komputer atau laptop.


Komputer atau Laptop Tiba-tiba Mati


Berikut merupakan informasi yang dapat membantu anda mengetahui alasan dan penyebab kenapa komputer atau laptop tiba-tiba mati dan tips untuk mengatasinya.

Overheating

Kebanyakan komputer atau laptop yang mati secara tiba-tiba disebabkan oleh overheat atau panas yang berlebih. Masalah ini disebabkan oleh penggunaan yang berlebih atau juga anda menggunakannya di tempat yang cukup panas. Menjalankan program yang memakan resource CPU besar atau program yang memiliki sistem yang dibutuhkan melebihi spesifikasi laptop atau komputer juga dapat menggunakan CPU besar dapat meningkatkan suhu, jika pendinginan kurang akan mengakibatkan overheating.

Masalah utama lainnya adalah ada pada hardware pendingin yang bermasalah seperti mati, berdebu, atau juga lubang sirkulasi udara yang terhalang. Meskipun untuk komputer desktop hal ini lebih jarang dibandingkan laptop karena memiliki ruang sirkulasi yang lebih kecil di banding desktop. 

Untuk dapat memeriksa suhu pada komputer atau laptop anda dapat menggunakan aplikasi seperti Core Temp atau aplikasi pengukur suhu lainnya yang dapat anda temukan secara online. Penggunaan suhu standard untuk laptop adalah sekitar 45 - 60 derajat Celcius, usahakan tidak menyentuh angka diatas 90 derajat Celcius diatas angka tersebut dapat menyebabkan overheat. 

Untuk pengguna desktop mungkin bisa kurang dari suhu standard pada laptop dan tergantung dari pendingin yang digunakan. Karena pada komputer lebih mudah untuk mengatur dan menambahkan pendingin.

Pertama yang anda dapat lakukan adalah memeriksa pada kipas pendingin pada komputer atau laptop, apakah masih bekerja atau tidak. Jika kipas pendingin masih bekerja dengan baik, anda dapat membersihkan debu yang menempel pada lubang sirkulasi udara. Cara untuk mengatasi laptop overheat ini juga sudah dibahas pada artikel sebelumnya. 

Jika anda sudah membersihkan tapi tetap berada di suhu tinggi pada penggunaan standard, coba juga untuk memeriksa thermal paste pada processor. Anda harus membongkar laptop atau komputer untuk mengganti thermal paste, jika tidak yakin untuk membongkar anda dapat ke servis laptop atau komputer untuk menggantikan thermal paste.

Untuk menghindari overheating pada laptop hindari penggunaannya diatas permukaan empuk dan yang mudah menyerap debu seperti bantal, kasur, permukaan berdebu, dan sebagainya.

Batere

Untuk pengguna laptop, salah satu masalah utamanya mungkin dapat disebabkan oleh batere. Masalah ini dapat terjadi karena lama atau umur penggunaan laptop atau juga dapat disebabkan oleh melakukan charging yang berlebihan. 

Jika laptop tiba-tiba mati, coba tes batere apakah dapat bekerja dengan semestinya atau tidak. Apakah laptop anda mati sebelum batere habis atau mungkin melakukan charging tapi tidak bisa mencapai 100%. Jika ya, mungkin batere laptop anda bermasalah. 

Masalah pada batere solusi satu-satunya adalah menggantinya. Jika anda membeli batere pastikan untuk mencocokan ampere yang digunakan.

Power Supply

Untuk pengguna komputer, masalah power supply dapat mengakibatkan komputer tiba-tiba mati. Kerusakan pada power supply ini mungkin anda tidak dapat masuk ke Windows, atau biasanya layar hanya hitam sangat lama saat anda menyalakannya, juga komputer anda selalu reboot berulang kali, dan hard disk dan kipas pendingin tidak berputar atau berfungsi.

Masalah pada power supply ini bisa menjadi sangat serius, karena dapat mengakibatkan kerusakan pada hardware lainnya seperti motherboard, ram, hdd, dan sebagainya. 

Solusi satu-satunya yang dapat dilakukan hanya mengganti power supply. Usahakan untuk tidak menggunakan power supply yang murahan, apa lagi jika anda menggunakan komputer anda untuk gaming atau aktivitas yang menggunakan kartu grafis.

Virus

Penyebab lainnya juga dapat diakibatkan oleh virus. Beberapa virus komputer dapat mengakibatkan laptop atau komputer tiba-tiba mati, meskipun ini sangat jarang terjadi. Virus ini terkadang menjalankan program di background yang mungkin dapat mematikan antivirus atau software security.

Coba menghilangkan virus pada komputer atau laptop anda dengan melakukan scan virus secara menyeluruh. Anda dapat menggunakan antivirus pihak ketiga, Windows Defender, atau Malwarebytes.

Kerusakan Hardware

Masalah lainnya yang mungkin terjadi ada pada hardware laptop atau komputer. Ini bisa terjadi pada ram, hdd, dan motherboard.

Jika masalah ada pada RAM, laptop atau komputer akan berhenti bekerja atau tiba-tiba mati. Ini bisa diakibatkan oleh pemasangan RAM yang tidak benar. Untuk mengatasinya lepas RAM, dan kemudian pasang kembali. Periksa apakah masalah ini sudah teratasi atau belum.

Dari pengalaman, jika masalah ada pada motherboard, saat menggunakan komputer tiba-tiba komputer mati. Setelah mencoba menyalakannya kembali dan masuk ke dalam Windows untuk beberapa menit kemudian komputer tiba-tiba mati lagi. Hingga hanya dapat masuk ke Windows sekitar 15 detik sebelum komputer kembali tiba-tiba mati dan akhirnya tidak dapat booting sama sekali. Solusi yang dapat dilakukan tentu saja adalah mengganti motherboardnya, walaupun ada jasa yang mampu memperbaiki motherboard, tetapi sangat jarang.

Jika anda tidak bisa atau tidak yakin membuka laptop atau komputer anda dapat memeriksakannya ke servis laptop atau komputer terdekat.


Rawat Komputer dan Laptop Anda

Merawat komputer dengan membersihkan dari debu akan memperlancar sirkulasi udara yang dapat menghindarkan anda dari overheating dan mencegah hal-hal yang dapat menyebabkan komputer atau laptop tiba-tiba mati. Karena masalah laptop dan komputer tiba-tiba mati ini paling sering disebabkan oleh overheating.

Diatas merupakan beberapa penyebab dan cara mengatasi komputer dan laptop yang tiba-tiba mati. Semoga dapat membantu anda.


EmoticonEmoticon